MITRA BISNIS PASANG IKLAN DAN BERLANGGANAN MAJALAH DAHSYAT PEMERINTAH KOTA PALEMBANG

PASANG IKLAN, SEREMONIAL DAN UCAPAN DI MAJALAH DAHSYAT !!!!, Satu halaman full color = 3juta,- 1/2 Hal full color = 1,5 Juta,- 1/4 HAL full color Rp 750.000,- . HUB: 085273839566.

Senin, 15 November 2010

Palembang Wakil Global Entrepreneurship Week

• Serentak 100 Negara
• Puncak 18-24 November 2010 di BKB.

Entrepreniurship Masuk Kurikulum Sekolah dari Perguruan Tinggi di Palembang, SD, SMP, SMA, hingga tingkat TK dan PAUD.
Peringatan GEW Akan dilaksanakan serentak oleh 100 negara didunia pada 18- 24 November 2010, Palembang sendiri dipusatkan di Benten Kuto Besak-BKB Palembang tidak hanya sekedar pendidikan kewirausahaan saja berbagai kegiatanpun diadakan diantaranya Bazar Rakyat, Pameran souvenir Sea Games, Panggung Hiburan, dan dihadiri toko entrepreneur dunia.
Sebelumnya di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang diadakan sosialisasii Entrepreniurship sebagai salah satu Kurikulum disekolah dan dihadiri sebanyak 1.300 peserta dari guru dan kepala sekolah se-Kota Palembang.
sementara di STIE MDP Seminar Global Entrepreneurship Week-GEW dibuka Secara Umun untuk kalangan Mahasiswa Semua Perguruan Tinggi Palembang di aula Kampus STMIK MDP Palembang, Acaranya dilaksanakan pada 8-14 November 2010 dihadiri tokoh entrereneurship dunia nantinya.
Walikota Palembang Ir Eddy Santana Putra MT berkomitment Untuk Merubah mind set Masyarakat Indonesia khususnya Masyarakat Kota Palembang dari Job Seeker menjadi Job Creator dengan menjadikan Entrepreneurship menjadi bagian kurikulum mata pelajaran baik di Perguruan tinggi juga pada sekolah bahkan Walikota Palembang Berniat untuk memasukan modul modul pelajaran kewirausahaan pada Tingkat TK, Bahkan Tingkat Pendidikan anak usia dini 3-5 tahun PAUD
“ Pemikiran pendidikan untuk bekerja sebagai pegawai atau Karyawan selama ini yang ada pada masyarakat perlu dirubah dengan pemikiran pendidikan untuk berwirausaha dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dengan berpenghasilan lebih besar ketimbang hanya seoranga pegawai, kita mencoba menambahkan pada Kurikulum Sekolah berwirausaha Entrepreniurship.
Coba Kita lihat Negara maju, Lanjut Eddy menambahkan Negara yang maju minimal memiliki 2% Entrepreniur dari jumlah penduduknya, Saat ini kita hanya memiliki 0,18% Entrepreniur, Seperti Amerika mencapai 13% Entrepreniur dan Singapura 5% Entrepreniur, Dengan memberikan pengetahuan kewirausahaan atau Entrepreniurship ini kita yakin akan meningkat dan sudah pasti meningkat pula perekonomian kita” Kata Eddy.
Ditempat yang berbeda Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang Reza Fahlevi mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan silabus atau kisi-kisi untuk materi entrepreneurship tersebut.
“Kemungkinan entrepreneurship tidak menjadi mata pelajaran tersendiri Materi entrepreneur bakal terintegrasi dengan sejumlah mata pelajaran tertentu”Ujarnya.
Sementara Ketua STIE MDP Palembang Ir Rusbandi M Eng Mengatakan STIE MDP berkomitmen tinggi akan pendidikan Kewirausahaan kepada Mahasiswa.
“Perguruan tinggi AMIK dan STMIK MDP telah memberikan Mata Kuliah kewirausahaan kapada para Mahasiwa dengan menggabungkan Ilmu Bisnis dengan Entrepreneurship didukung teknologi informasi-IT yang enstablish, diharapkan akan lahir entrepreneur- entrepreneur muda sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan 4 Juta Entrepreneur di Indonesia agar setara dengan Negara Maju lainya” Ucap Rusbandi.
Walikota Palembang, Ir Eddy Santana Putra MT menjelaskan jika semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi seorang Entrepreneur jangan perna takut untuk memulai sebuah usaha dari pengusaha toko, Pedagang Kaki lima dan pengerajin kecil merupakan Etrepreneur yang dimaksudkan dan mindset untuk bagaimana cara mengembangkan usaha nya yang perlu ditekuni, jangan perna bingung harus memulai dari mana, namun kemauan yang kuat untuk maju yang perlu ditanamkan sebagai modal awal menjadi Entrepreneur yang sukses. Kata Tony Antony saat mengisi Seminar GEW di STIMK MDP pekan lalu.(Yulianto/Dahsyat)

Tidak ada komentar: