MITRA BISNIS PASANG IKLAN DAN BERLANGGANAN MAJALAH DAHSYAT PEMERINTAH KOTA PALEMBANG
PASANG IKLAN, SEREMONIAL DAN UCAPAN DI MAJALAH DAHSYAT !!!!, Satu halaman full color = 3juta,- 1/2 Hal full color = 1,5 Juta,- 1/4 HAL full color Rp 750.000,-
.
HUB: 085273839566.
Minggu, 20 Juni 2010
Jumat, 18 Juni 2010
Indikator Kemajuan yang diraih Kota Tua
• Puncak Perayaan Hut Palembang ke-1327
Dengan Dalih menjalin kerjasama dagang penjajah Belanda datang ke bumi sriwijaya namun para penjajah ini menebarkan keserakahan ingin menguasai Bumi sriwijaya dan membuat kesengsaraan, Kemudia dibumi Palembang darusalam tidak lagi damai atas kehadiran bangsa penjajah, namun penduduk Palembang darusalam bersama kepemimpinan Sultan mahmud Badarrudin bertekat melawan dan mengusir penjajah dengan begitu gagahnya ini merupakan drama Teaterikal yang dibawakan oleh Teterikal gaum dari Dewan Kesenian Palembang pada puncak peringatan HUT Kota Palembang ke-1327 di Pelataran Benteng Kuto Besak-BKB Palembang Minggu (20/06).
Diusianya yang tua banyak kemajuan yang telah dicapai selain itu juga dibidang ekonomi, Pendidikan,kesehatan Pada puncak peringatan HUT Kota palembang ke-1327 ini Walikota Palembang Ir Eddy Santana Putra MT mengatakan dalam sambutannya dari parameter kemajuan yang dicapai oleh kota palembang dari berbagai aspek seperti dibidang Pendidikan indikator penilaiannya dapat dilihat dari hampir semua masyarakat palembang mengenyam pendidikan persentase kasarnya hingga 100 persen, dan dibidang Kesehatan dapat dilihat dari berkurangnya angka kematian lebih besarnya angka harapan hidup persentasenya sebesar 75 persen, kemudian pada bidang ekonomi Palembang masuk 10 besar diantara kota kota besar lainya seperti jakarta dan batam dengan penghasilan masyarakat diatas Rp.700 ribu/bulan.
“Selain itu kemajuan yang diraih Kota palembang akan semakin baik pada satu,dua tahun kedepan seperti pada pelayanan publik, PLN telah berjanji Palembang mulai bulan juli 2010 tidak ada lagi pemadaman bergilir seperti yang sering terjadi, Untuk pelayanan Air Bersih tidak perlu diragukan lagi PDAM Tirta Musi telah dapat melayani masyarakat hingga 83 persen dan terus ditingkatkan, dan kita mengupayakan pada sektor pertanian palembang kedepanya harus memiliki central buah dan kita telah meresmikan taman buah di lanut, Kemudian disektor perikanan perlu kita siapkan tempat budidaya ikan bersekala besar”Jelas Eddy.
Eddy juga menekankan bahwa wajah Kota palembang ini merupakan kota Sungai, jadi ia akan mengawal terus untuk menghindari pencemaran Sungai Musi dari limbah Indusrti maupun limbah masyarakat, menurutnya Sungai Musi ini merupakan Rohnya Kota Palembang.
Dikemeriahan Puncak HUT Palembang ke-1327 palembang berpesta atas apa yang telah diraihnya, Suasana bertambah meriah tatkala suara indah Artis ibukota Triutami yang muncul ditengah tengah tamu undangan dengan lantunan tembang lawas berjudul primadona pesta, Artis yang biasa dipanggil mbak Iik ini mengajak undangan bergoyang.dipenghujung acara walikota pun menyumbangkan suara emasnya dengan sebuah lagu manis Mutiara palembang dan dilanjutakan pembagian hadiah kepada para pemenang aneka lomba(Yulianto/Dahsyat)
Komentar:
Prof Dr Badia Perizade
Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri)
“Kemajuan Kota palembang sangat pesat,untuk mewujudkan misi Kota palembang menjadi kota Internasional Masyarakat terutama para generasi muda bersama pemerintah daerah harus bekerja lebih keras lagi”
Tri Utami
Artis Ibukota
“Kaget, Melihat kemajuan Kota palembang saat ini banyak bangunan baru dan jalan jalan dikota palembang lebar lebar sekarang tidak seperti dahulu”
Kamis, 17 Juni 2010
Ketua MPR RI Toufik Kemas Hadiri Resepsi HUT Palembang

HUT Kota palembang diawali dengan upacara bendera bertempat di pelataran stadion Glora Sriwijaya Jakabaring Palembang yang berlansung hikmat setelah itu dilanjutkan dengan Resepsi dalam Rapat Istimewa Di gedung DPRD Kota Palembang di jalan H Bastiar Jakabaring Palembang.
Dan pada rapat Istimewa DPRD Kota palembang dalam rangka perayaan HUT Kota Palembang ini dihadiri juga tokoh tokoh Nasional Ketua MPR RI H Toufik Kemas, Gubernur Sumsel Alex Noerdin,Ketua DPRD Sumsel Toni Bambang Utoyo, DPRD Kota palembang Walikota palembang Ir Eddy Santana Putra MT dan Istri, Wakil Walikota palembang H Romi Herton dan Istri, serta unsur muspida,Bupati lahat,dan juga Wakil walikota Lbuk linggau
BPS dipastikan Lebih Akurat • Sebanyak 3233 petugas Sensus di Palembang.
Majalah Dahsyat Palembang-Data
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang menyambangi rumah dinas Walikota Palembang, kegiatan ini dalam rangka melakukan sensus penduduk yang serentak dilakukan di Indonesia mulai tanggal 1 Mei 2010.
Walikota Palembang Ir H Eddy Santana Putra MT mengatakan, sekarang ini BPS sudah dibekali dengan system tertentu yang sudah jauh lebih baik lagi dibanding dari tahun-tahun sebelumnya.
“Data dari BPS ini kita bisa pastikan lebih akurat daripada data yang lainnya,” jelas H Eddy Santana Putra kepada wartawan disela-sela acara sensus oleh petugas BPS di kediamannya.
Dalam hal ini agar petugas yang terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Camat, dan Lurah untuk mendampingi petugas dalam melakukan pendataan dan agar menyesuaikan data-data warganya.
“Bahkan RT juga harus langsung tahu berapa jumlah warganya. Kita bekerja mendampingi petugas BPS sekaligus untuk menyesuaikan data-data yang kita lakukan selama ini oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, H Eddy Santana Putra menghimbau kepada masyarakat agar mulai tanggal 1 Mei agar membuka diri karena akan datang petugas BPS yang didampingi RT, dan Kelurahan untuk melakukan pendataan.
Dikatakannya, berikanlah data yang pasti jangan sampai data itu double. Misalnya satu keluarga mempunyai 2 buah rumah, nah pemilik rumah harus memilih satu rumah saja, karena kita harusnya sudah mulai pada komitmen kita yaitu single identity .
Sementara itu Kepala BPS Kota Palembang H Tarjono mengatakan sensus penduduk ini adalah untuk menghitung jumlah penduduk dan mendapatkan informasi mengenai perumahan.
“Manfaatnya adalah untuk menghitung penduduk dan mendapatkan informasi perumahan untuk program kerakyatan,” ungkap H Tarjono kepada wartawan usai melakukan sensus.
Dikatakannya, sensus untuk anak jalanan, tuna wisma, gelandangan itu akan di caca pada jam 00, dan akan dilakukan di pasar-pasar, rumah di kolong jembatan dan di pinggir-pinggir toko.
Sedangkan pada siang harinya kita akan mencaca di awak-awak kapal di sungai musi. Kegiatan ini dilakukan maksudnya mencaca sesuai dengan daftar L2 agar jangan sampai ada yang tidak terhitung.
“Untuk total petugas yang diturunkan untuk sensus ini berjumlah 3233 orang dengan rincian untuk Kordin sebanyak 776 orang, Korlap 97 orang, pencaca lengkap 2136 orang dan cadangan berjumlah 272 orang,” jelasnya.
Dijelaskannya, untuk petugas cadangan itu berfungsi misalnya kalau ada petugas yang sakit maka cadangan tadi yang akan menggantikannya. Untuk petugas sensus tersebut diberikan honor satu bulannya sebesar Rp 2,5 juta sedangkan untuk Kordin sebesar Rp 3 juta
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang menyambangi rumah dinas Walikota Palembang, kegiatan ini dalam rangka melakukan sensus penduduk yang serentak dilakukan di Indonesia mulai tanggal 1 Mei 2010.
Walikota Palembang Ir H Eddy Santana Putra MT mengatakan, sekarang ini BPS sudah dibekali dengan system tertentu yang sudah jauh lebih baik lagi dibanding dari tahun-tahun sebelumnya.
“Data dari BPS ini kita bisa pastikan lebih akurat daripada data yang lainnya,” jelas H Eddy Santana Putra kepada wartawan disela-sela acara sensus oleh petugas BPS di kediamannya.
Dalam hal ini agar petugas yang terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Camat, dan Lurah untuk mendampingi petugas dalam melakukan pendataan dan agar menyesuaikan data-data warganya.
“Bahkan RT juga harus langsung tahu berapa jumlah warganya. Kita bekerja mendampingi petugas BPS sekaligus untuk menyesuaikan data-data yang kita lakukan selama ini oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, H Eddy Santana Putra menghimbau kepada masyarakat agar mulai tanggal 1 Mei agar membuka diri karena akan datang petugas BPS yang didampingi RT, dan Kelurahan untuk melakukan pendataan.
Dikatakannya, berikanlah data yang pasti jangan sampai data itu double. Misalnya satu keluarga mempunyai 2 buah rumah, nah pemilik rumah harus memilih satu rumah saja, karena kita harusnya sudah mulai pada komitmen kita yaitu single identity .
Sementara itu Kepala BPS Kota Palembang H Tarjono mengatakan sensus penduduk ini adalah untuk menghitung jumlah penduduk dan mendapatkan informasi mengenai perumahan.
“Manfaatnya adalah untuk menghitung penduduk dan mendapatkan informasi perumahan untuk program kerakyatan,” ungkap H Tarjono kepada wartawan usai melakukan sensus.
Dikatakannya, sensus untuk anak jalanan, tuna wisma, gelandangan itu akan di caca pada jam 00, dan akan dilakukan di pasar-pasar, rumah di kolong jembatan dan di pinggir-pinggir toko.
Sedangkan pada siang harinya kita akan mencaca di awak-awak kapal di sungai musi. Kegiatan ini dilakukan maksudnya mencaca sesuai dengan daftar L2 agar jangan sampai ada yang tidak terhitung.
“Untuk total petugas yang diturunkan untuk sensus ini berjumlah 3233 orang dengan rincian untuk Kordin sebanyak 776 orang, Korlap 97 orang, pencaca lengkap 2136 orang dan cadangan berjumlah 272 orang,” jelasnya.
Dijelaskannya, untuk petugas cadangan itu berfungsi misalnya kalau ada petugas yang sakit maka cadangan tadi yang akan menggantikannya. Untuk petugas sensus tersebut diberikan honor satu bulannya sebesar Rp 2,5 juta sedangkan untuk Kordin sebesar Rp 3 juta
Pemkot Ambil Alih Hutan Wisata Punti kayu

Alex Noerdin “Hutan Wisata Punti Kayu Diambil Alih saja Oleh Pemkot Palembang Supaya lebih Terawat, Selama ini pengelolahan Hutan Punti kayu Oleh Swasta Kurang Baik Perawatanya ”
Pihak penggelolah Hutan Wisata Puntih kayu Palembang yang saat ini dikelolah pihak swasta dinilai kurang baik Meskipun masa kontranya selama 30 tahun belum berakhir namun pemerintah daerah tidak mau terlambat dan harus menunggu selama itu, Pemerintah Daerah- Pemda Sumatera Selatan menilai pengelolaan Hutan Wisata Punti Kayu tidak maksimal dan aspek kelestariannya kurang diperhatikan situasi ini diperburuk lagi dengan tidak adanya penanaman pohoh untuk mengganti pohon yang telah mati atau rusak, dan juga pihak pengelolah juga tidak memperhatikan kenyamanan dan fasilits yang tidak tersedia disana salah satunya tidak tersedianya WC umum atau toilet di dalam kawasan wisata yang juga merupakan paru paru Kota Palembang tersebut.
Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengisyaratkan agar kawasan hutan Wisata puntih Kayu diambil alih pengelolahannya oleh Pemerintah Kota-Pemkot palembang itu dikarenakan Alex menilai pihak pengelolah Hutan Wisata Punti Kayu Palembang yang dikelolah oleh pihak swasta saat ini dinilai kurang memperhatikan dan kurang melestarikan dengan kata lain pihak pengelolah yang sekarang tidak becus mengelolah kawasan Wisata tersebut .
“ Melihat kondisi hutan Wisata punti kayu yang saat ini memprihatinkan, kita meminta pengelolahan kawasan wisata itu diambil alih oleh pemkot palembang, selain kondisinya yang kurang terawat dan tidak adanya penanaman pohon kembali untuk mengganti pohon yang mati juga di dalam kawasan hutan wisata punti kayu tidak desediakan fasilitas umum yang membuat pengunjung nyaman bahkan pengujung kesulitan mencari toilet di sana namun pengelolaannya tidak baik apa kita harus menunggu selama 30 tahun lagi, bisa bisa habis pohon disana” Tegas Alex.
Saat dimintai komentarnya prihal usulah Gubernur itu Walikota Palembang Ir Eddy Santana putra MT mengatakan Hutan Wisata puntih kayu merupakan paru paru kota palembang dimana kita harus melestarikan, merawatnya dengan lebih menghijaukannya lagi dan disana menjadi tempat pembelajaran dengan menanam jenis pohon yang mulai langka.
“ Saat ini pohon pohon yang berada di hutan wisata punti kayu semakin lama semakin rusak nah ini kita yang perlu kita hindari seharusnya kita tanam lagi dengan menganti pohon yang baru agar kelestariannya dan keindahanya selalu terjaga bahkan semakin hijau lagi dengan menanam pohon pohon langka dapat menjadi pembelajaran, dari hutan wisata menjadi hutan kota, dan hutan wisata punti kayu ini merupakan paru paru kota, saya kira itu,i ini tujuan yang baik” Ujar Eddy. (Yulianto/Dahsyat
Rabu, 16 Juni 2010
Upacara Peringatan HUT Kota Palembang ke 1327 Berjalan Hikmat
Majalah Dahsyat Palembang- Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Palembang Yang ke-1327 yang dilaksanakan di Pelataran Setadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang Berlangsung Hikmat tanggal 17 Juni 2010 merupakan Hut palembang Ke-1327 Dan merupakan Peringatan yang ke 39 kalinya dilaksanakan diikuti Semua jajaran Pemerintah Kota Palembang
Selasa, 15 Juni 2010
2011 Danau OPI Jadi Taman Kambang Iwak II
Majalah Dahsyat Palembang-Setelah meraih Penghargaan Taman Kota Terbaik Nasional yang bersamaan dengan Peraih Piala Adipura 2010, Pemerintah Kota-Pemkot Palembang terus berupaya mengembangkan Taman rentasi sebagai tempat rekreasi dan berolahraga, dimana kita tahu Palembang Memiliki beberapa Kolam rentasi sekaligus tempat rekreasi sebagai ruang terbukas publik bagi masyarakat palembang seperti Kawasan Kambang Iwak Palembang dan Kawasan Taman rentasi Polda, kini Pemkot Palembang berencana untuk menjadikan Danau OPI Menjadi Taman Kambang Iwak II, Pembangunan dilakukan secara bertahap namun Walikota Palembang Menargetkan pad 2011 dapat selesai.
“Kita ingin menjadikan Kawasan Kolam Rentesi OPI Jakabaring Palembang menjadi
Kambang Iwak kedua dimana penhinjauannya kita buat seperti di kambang iwak lebih banyak bohon dan lebih sejuk lagi banyak pembenahan yang akan kita lakukan disana namun pembangunannya dilakukan secara bertahap mengingat anggarannya pembenahan dimulai dari penghijauan disekeliling kawasan itu lalu joging treknya, serta penataan taman nya itu akan lebih bagus lagi”Katanya Eddy.
“Kita ingin ditempat itu masyarakat dapat berekreasi dan berolahraga dan banyak aktifitas yang bisa dilakukan disana seperti halnya di Kawasan kambang Iwak ini nantinya dengan suasana yang lebih nyaman dan lebih sejuk dengan penghijauan disekeliling danau, juga untuk pedagang disana juga kita benahi pengerjaannya secara bertahap kita menargetkan pada 2011 telah bisa dinikmati masyarakat dimana 2011 kita akan kedatangan tamu mancanegara dengan terselenggaranya Sea Games, diharapkan sebelum Sea Games telah rampung pengerjaanya kawasan danau OPI itu” Jelas Walikota Palembang disela sela acara peringatan hari lansia di Hotel Swarnadwipa Palembang belum lama ini.
Diwaktu yang berbeda Eddy Santana juga mengatakan selain kolam rentasi yang telah ada pemkot juga akan menambah beberapa lagi kolam rentasi sebagai penampungan air dan juga sebagai tempat rekreasi dan berolahraga bagi masyarakat palembang.
Kolam rentasi terus kita benahi disamping berpungsi sebagai resapan air juga dapat bermanfaat sebagai tempat rekreasi, Kolam di kawasan Simpang Polda saat ini masyarakat telah dapat melakukan berbagai aktifitas “Kata Eddy.(Yulianto/Dahsyat)
“Kita ingin menjadikan Kawasan Kolam Rentesi OPI Jakabaring Palembang menjadi
Kambang Iwak kedua dimana penhinjauannya kita buat seperti di kambang iwak lebih banyak bohon dan lebih sejuk lagi banyak pembenahan yang akan kita lakukan disana namun pembangunannya dilakukan secara bertahap mengingat anggarannya pembenahan dimulai dari penghijauan disekeliling kawasan itu lalu joging treknya, serta penataan taman nya itu akan lebih bagus lagi”Katanya Eddy.
“Kita ingin ditempat itu masyarakat dapat berekreasi dan berolahraga dan banyak aktifitas yang bisa dilakukan disana seperti halnya di Kawasan kambang Iwak ini nantinya dengan suasana yang lebih nyaman dan lebih sejuk dengan penghijauan disekeliling danau, juga untuk pedagang disana juga kita benahi pengerjaannya secara bertahap kita menargetkan pada 2011 telah bisa dinikmati masyarakat dimana 2011 kita akan kedatangan tamu mancanegara dengan terselenggaranya Sea Games, diharapkan sebelum Sea Games telah rampung pengerjaanya kawasan danau OPI itu” Jelas Walikota Palembang disela sela acara peringatan hari lansia di Hotel Swarnadwipa Palembang belum lama ini.
Diwaktu yang berbeda Eddy Santana juga mengatakan selain kolam rentasi yang telah ada pemkot juga akan menambah beberapa lagi kolam rentasi sebagai penampungan air dan juga sebagai tempat rekreasi dan berolahraga bagi masyarakat palembang.
Kolam rentasi terus kita benahi disamping berpungsi sebagai resapan air juga dapat bermanfaat sebagai tempat rekreasi, Kolam di kawasan Simpang Polda saat ini masyarakat telah dapat melakukan berbagai aktifitas “Kata Eddy.(Yulianto/Dahsyat)
Langganan:
Postingan (Atom)





