MITRA BISNIS PASANG IKLAN DAN BERLANGGANAN MAJALAH DAHSYAT PEMERINTAH KOTA PALEMBANG

PASANG IKLAN, SEREMONIAL DAN UCAPAN DI MAJALAH DAHSYAT !!!!, Satu halaman full color = 3juta,- 1/2 Hal full color = 1,5 Juta,- 1/4 HAL full color Rp 750.000,- . HUB: 085273839566.

Rabu, 23 Juni 2010

"Mogok " awak Bus Trans Musi




Empat Point Tuntutan yang disampaikan
1.Kejelasan Pengangkatan sebagai karyawan tetap
2. Kejelasan Jaminan Sosial atau jamsostek Karyawan
3.Pembayaran lembur
4.Kebebasan berserikat


Aksi Mogok yang dilakukan Awak Bus Trans Musi rabu,(23/6) menuntut Kesejahteraan dan Status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap.
Namun dalam tuntutannya Awak bus rapid transit (BRT) Trans Musi juga meminta Manager Operasional Djoko Santoso yang dipecat oleh manajemen PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) pengelola Trans Musi juga dikembalikan pada jabatanya sebagai Manager Operasional BRT Trans Musi seperti sebelumnya. Djoko Santoso dipecat sejak Selasa (22/6).
Puluhan awak Trans Musi kemarin berdemo ke kantor Pemerintah Kota Palembang.
Para awak Trans Musi yang berdemo diterima Walikota Palembang Eddy Santana Putra, Dirut SP2J Bahdir Johan, Sekretaris Daerah (Sekda) Husni Thamrin, Plt Kepala Dinas Perhubungan Masripin. Selama 2 jam lebih berdialog di ruang rapat II Sekda Kota Palembang dan berlangsung Tertutup.
Eddy Santana mengatakan Empat tuntutan para awak Trans Musi telah proses oleh Management SP2J.
“Tuntutan menjadi karyawan tetap dalam tahap proses, Jaminan Sosial Jamsostek juga tahap proses, soal lembur karyawan trans musi juga dibayarkan mungkin dicek dulu kebenaranya apakh memang lembur atau tidak jika memang lembur wajib untuk dibayarkan itu merupakan hak mereka, Semua dalam tahap proses jadi mereka setelah berdialog dan menyampaikan aspirasinya, dipastikan Bus trans musi beroprasi kembali setelah ini”Kata Eddy.
“Soal tuntutan agar manager operasional bus Trans Musi Djoko Santoso dikembalikan ke jabatannya hal tersebut karena itu merupakan keputusan dan wewenang management" kata Eddy.
Begitu juga disampaikan Dirut PT SP2J Bahder Johan Menurutnya pemberhentian Djoko selaku manager operasional BRT Trans Musi atas pertimbangan, Djoko bagus dalam masalah kebijakan, Namun dalam urusan managerial tidak miliki itu" kata Bahder.
“Awak yang sudah bekerja sekitar 6 bulan hingga setahun nantinya bakal dievaluasi danm ada tahapannya, Jika kinerjanya bagus kita diangkat menjadi Karyawan Tetap, Tuntutan Jamsostek juga sedang diproses, Sedangkan keinginan berserikat itu tidak dilarang asalkan memang jelas tujuannya untuk apa Mengenai pernyataan para awak yang mengaku jika gajinya bakal dipotong jika terjadi apa-apa kepada bus, Bahder mengaku aturan tersebut bertujuan agar dapat disiplin, Setelah ini Mereka diminta kembali beroprasi lagi.
Hingga Sore hari Belum terlihat Bus Trans Musi beroprasi belum dapat dipastikan apakah belum ada kesepakatan yang diambil atau ada hal lainnya antara awak dan mangement trans Musi.(xulianto)

Tidak ada komentar: